Kotak Pencarian Anda

Minggu, 10 Mei 2009

Mikrotik Wireless Outdoor RB532

Belakangan penulis masih tertarik untuk belajar dan bermaik-main dengan Mikrotik. hmm, lumayan mumpung ada kesempatan bermain gratis di kantor :D

Khabar buruknya, sore ini salah satu mikrotiknya ada yang kena petir. Duh ampun dech, masalah masih aja muncul belakangan ini. Nah, mari kita mulai belajar Mikrotik dari awal. Sebelumnya mungkin ada baiknya kalo kita lihat spesifikasi salah satu Mikrotik yang digunakan sebagai berikut:
Wireless Outdoor RB532 (1 bh AP A+B+G)

Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan RouterOS WISP-AP/CF. Memiliki 3 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 2 slot miniPCI, dengan 1 buah card miniPCI wireless card A+B+G.

Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
# Routerboard 532A dengan outdoor box
# 3 port ethernet (1 untuk PoE)
# 2 slot minipci
# 1 buah R52 Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
# 2 Insulator Ethernet
# Power Adaptor 18 V
# Power over Ethernet Spliter
# 2 metal ring
# Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP/CF
* CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
* Memory: 64MB DDR onboard memory chip
* Data storage: 128MB onboard NAND memory chip

Nah, untuk kasus tadi sore kebetulan yang mengalami masalah adalah port LAN sehingga router tidak bisa mengakses Mikrotik tetapi masih bisa diakses secara remote oleh kliennya (dengan IP yang digunakan). Karena Mikrotik jenis ini memiliki beberapa port ethernet, maka solusi yang paling cepat dan bisa segera dilakukan adalah dengan memindahkan kabel UTP untuk jaringan lokal ke router ke port ethernet yang masih kosong.

Tentu saja perlu mengeset alamat IP kembali ke port LAN yang baru. Bagaimana cara untuk mengesetnya? Perhatikan beberapa command berikut:
riyan@Megalitikum [~]
1. => telnet 10.0.20.100
Trying 10.0.20.100…
Connected to 10.0.20.100.
Escape character is ‘^]’.MikroTik v2.9.6
Login: admin
Password:MikroTik RouterOS 2.9.6 (c) 1999-2005 http://www.mikrotik.com/

Terminal xterm detected, using multiline input mode
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.23.1/24 interface=ether2

Maka akan ditambahkan alamat IP 192.168.23.1/24 ke ethernet2 yang baru saja kita colokin kabel UTP. Berikutnya kita tambahkan default gateway dan DNS-nya:
[admin@MikroTik] ip route add gateway= 192.168.23.1
[admin@MikroTik] ip route print[admin@MikroTik] ip dns set primary-dns=193.168.20.1 secondary-dns=203.193.10.7
[admin@MikroTik] ip dns print

Nah, sekarang kita telah berhasil memindahkan setting baru ke ethernet 2 Mikrotik. Dengan demikian maka akses internet bisa kita lewatkan ke eth1 (ethernet 2). Sebelumnya, bagaimana sih mengetahui ada berapa port yang disediakan oleh Mikrotik kita? Mari silahkan gunakan perintah berikut:
[admin@MikroTik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
2 R wlan1 wlan 0 0 1500
3 X wlan2 wlan 0 0 1500
4 R bridge1 bridge 0 0 1500
[admin@MikroTik] >

Bisa dilihat bahwa ada 2 ethernet yang bisa digunakan, jadi dalam hal ini karena salah satu ethernet yang ada mengalami kerusakan, maka kita bisa menggunakan ethernet lainnya. Tentu saja jika keduanya sudah digunakan, maka tidak ada cadangan yang bisa digunakan. :D

Mikrotik Wireless Outdoor RB532

Belakangan penulis masih tertarik untuk belajar dan bermaik-main dengan Mikrotik. hmm, lumayan mumpung ada kesempatan bermain gratis di kantor :D

Khabar buruknya, sore ini salah satu mikrotiknya ada yang kena petir. Duh ampun dech, masalah masih aja muncul belakangan ini. Nah, mari kita mulai belajar Mikrotik dari awal. Sebelumnya mungkin ada baiknya kalo kita lihat spesifikasi salah satu Mikrotik yang digunakan sebagai berikut:
Wireless Outdoor RB532 (1 bh AP A+B+G)

Menggunakan Routerboard 532A (MIPS CPU, 64MB DDR RAM, 128MB NAND Storage) dengan RouterOS WISP-AP/CF. Memiliki 3 buah port ethernet (1 untuk PoE), dan 2 slot miniPCI, dengan 1 buah card miniPCI wireless card A+B+G.

Sistem ini didesain untuk performa yang stabil dan terus menerus. Dibandingkan dengan prosesor Geode SC1100, sistem ini bekerja 2 sampai 3 kali lebih efisien, berkat arsitektur MIPS 4Kc.
# Routerboard 532A dengan outdoor box
# 3 port ethernet (1 untuk PoE)
# 2 slot minipci
# 1 buah R52 Atheros MiniPCI Wireless 802.11a+b+g 54Mbps 2.4/5GHz
# 2 Insulator Ethernet
# Power Adaptor 18 V
# Power over Ethernet Spliter
# 2 metal ring
# Lisensi Mikrotik RouterOS WISP-AP/CF
* CPU: MIPS 32 4Kc based 266MHz (BIOS adjustable from 200 to 333 MHz; 400MHz processsor factory option) embedded processor
* Memory: 64MB DDR onboard memory chip
* Data storage: 128MB onboard NAND memory chip

Nah, untuk kasus tadi sore kebetulan yang mengalami masalah adalah port LAN sehingga router tidak bisa mengakses Mikrotik tetapi masih bisa diakses secara remote oleh kliennya (dengan IP yang digunakan). Karena Mikrotik jenis ini memiliki beberapa port ethernet, maka solusi yang paling cepat dan bisa segera dilakukan adalah dengan memindahkan kabel UTP untuk jaringan lokal ke router ke port ethernet yang masih kosong.

Tentu saja perlu mengeset alamat IP kembali ke port LAN yang baru. Bagaimana cara untuk mengesetnya? Perhatikan beberapa command berikut:
riyan@Megalitikum [~]
1. => telnet 10.0.20.100
Trying 10.0.20.100…
Connected to 10.0.20.100.
Escape character is ‘^]’.MikroTik v2.9.6
Login: admin
Password:MikroTik RouterOS 2.9.6 (c) 1999-2005 http://www.mikrotik.com/

Terminal xterm detected, using multiline input mode
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.23.1/24 interface=ether2

Maka akan ditambahkan alamat IP 192.168.23.1/24 ke ethernet2 yang baru saja kita colokin kabel UTP. Berikutnya kita tambahkan default gateway dan DNS-nya:
[admin@MikroTik] ip route add gateway= 192.168.23.1
[admin@MikroTik] ip route print[admin@MikroTik] ip dns set primary-dns=193.168.20.1 secondary-dns=203.193.10.7
[admin@MikroTik] ip dns print

Nah, sekarang kita telah berhasil memindahkan setting baru ke ethernet 2 Mikrotik. Dengan demikian maka akses internet bisa kita lewatkan ke eth1 (ethernet 2). Sebelumnya, bagaimana sih mengetahui ada berapa port yang disediakan oleh Mikrotik kita? Mari silahkan gunakan perintah berikut:
[admin@MikroTik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
2 R wlan1 wlan 0 0 1500
3 X wlan2 wlan 0 0 1500
4 R bridge1 bridge 0 0 1500
[admin@MikroTik] >

Bisa dilihat bahwa ada 2 ethernet yang bisa digunakan, jadi dalam hal ini karena salah satu ethernet yang ada mengalami kerusakan, maka kita bisa menggunakan ethernet lainnya. Tentu saja jika keduanya sudah digunakan, maka tidak ada cadangan yang bisa digunakan. :D

Kamis, 07 Mei 2009

Cara Men-setting DIR-451 dengan DWM-652

Seperti yang kita ketahui, D-Link sudah mengeluarkan produk 3G Router yaitu DIR-451 dan 3G Modem yaitu DWM-652. Banyak pertanyaan muncul, bagaimana menggabungkan 2 produk ini jadi satu agar dapat sharing koneksi 3G ke beberapa PC/User?

Berikut cara-nya :

1.Upgrade firmware DIR-451 minimal ke 1.02WWB0016 (1.02WW, Tue, 12 Feb 2008).













2. Pasang DWM-652 ke USB Converter dan pasang juga kabel USB yang disediakan dalam paket penjualan.

3. Lalu colok konektor USB Data (yang berwarna putih) pada DWM-652 ke port USB pada DIR-451.

4. Setelah semuanya selesai maka DIR-451 dan DWM-652 anda akan tampak seperti gambar berikut :

5. Hidupkan DIR-451, login ke dalam halaman konfigurasi DIR-451, kemudian pilih ”Manual Configure”.

6. Pilih Country ”Indonesia”.

7. Pilih ISP anda (dalam contoh ini, menggunakan XL* sebagai penyedia jasa 3G), parameter-parameter User Name, Password, Retype Password, Dial Number dan APN akan otomatis terisi sesuai dengan ISP anda.

Catatan : Khusus ISP IM2, anda harus memasukkan User name, Password dan Retype Password sesuai dengan yang diberikan oleh IM2 pada waktu anda mendaftar layanannya.

*Penggunaan ISP XL pada dokumen ini hanya semata-mata untuk contoh saja, D-Link tidak mempunyai kepentingan marketing atau sales apapun berkaitan dengan layanan 3G XL

8. Pilih Card ”DWM-652”.



9. Setelah semuanya selesai, Periksa kembali semua parameter yang telah anda masukkan. Lalu pastikan sinyal 3G dapat tertangkap dengan baik di daerah anda. Setelah itu klik ”Save Settings”.



10. Tunggu beberapa saat dan Klik ”Continue”.

11. Bila sinyal 3G di tempat anda tidak bagus maka layar berikut akan muncul, tunggu beberapa saat sampai selesai. Bila ada error ”Connection Failed” maka coba pindahkan router dan modem anda ke tempat lain untuk mendapatkan sinyal yang lebih baik.

12. Bila sudah terkoneksi maka akan tampak seperti layar berikut :

Rabu, 06 Mei 2009

Belajar sendiri pasang kabel UTP untuk jaringan

Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

kabel1.jpg

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

kabel2.jpg

Foto RJ - 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

kabel3.jpg

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight

Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

kabel4.jpg

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

kabel5.jpg

Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

kabel6.jpg

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

kabel7.jpg

urutan pin standar

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

kabel8.jpg

urutan pin TIDAK standar

Tipe Cross


Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:
  1. oranye muda
  2. oranye tua
  3. hijau muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. hijau tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:

  1. hijau muda
  2. hijau tua
  3. orange muda
  4. biru muda
  5. biru tua
  6. orange tua
  7. coklat muda
  8. coklat tua

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.

Jaringan

Berbicara mengenai jaringan tidak dapat dilepaskan dari beberapa istilah atau terminologi yang sangat akrab dengan dunia jaringan. Oleh sebab itu sebelum pembicaraan mengenai jaringan diperdalam, ada baiknya istilah –istilah tersebut di bahas terlebih dahulu. Beberapa istilah dalam jaringan yang akan kita bahas adalah :
  • Server
  • Client
  • Node
  • Peer to peer
  • Local dan Remote
  • Protokol
  • Kartu jaringan
  • Repeater, Bridge, Router
  • Gateway Firewall

Server

Server adalah sebuah komputer yang menyediakan file, sumberdaya atau layanan tertentu yang diperlukan dalam sebuah jaringan. Biasanya komputer yang dipakai sebagai server memiliki spesifikasi perangkat keras khusus dan lebih tinggi dari komputer – komputer lain yang ada di jaringan tersebut.

Jaringan skala kecil mumnya hanya memiliki sebuah server, namun untuk jaringan dengan skala besar dapat memiliki dua server atau lebih.

Client
Secara mudah, client adalah komputer yang bukan server. Jika server menyediakan file, sumberdaya, layanan tertentu, maka client adalah komputer yang meminta,file, sumberdaya, atau layanan dari server.

Jika kemudian ada istilah “Client/server” maka istilah tersebut pastilah merujuk pada sebuah system jaringan ang memiliki minimal sebuah server dan beberapa client.

Misalnya saja ada istilah “äplikasi database client/server” maka artinya adalah sebuah server yang enyimpan file-file database dan aplikasi pada client hanya dapat berjalan apabila telah mendapatkan informasi dari database yang ada di server.

Node
Pada intinya semua perankat keras yang terhubung ke jaringan disebut nude, entah itu berupa sebuah komputer server, komputer client, atau sebuah printer.

Peer to peer.

Dalam sebuah jaringan peer to peer tidak terdapat server maupun client. Jadi artinya setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan memiliki tingkatan yang ama.

Biasanya jaringan peer to peer digunakan untuk berbagi pakai atausharing data atau printer antara komputer yang ada dalam jaringan tersebut. Jaringan dengan sifat peer to peer biasa disebut workgroup.

Local dan remote
Istilah local menunjukkan berbagai sumberdaya yang ada didalam sebuah komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Jika komputer tersebut akan engakses sumberdaya yang ada pada dirinya sendiri sudah barangtentu tidak perlu ” mengarungi” jaringan sehingga disebut sebagai local.

Mengikuti jalan pikiran yang sama, berbagai sumberdaya yang harus diakses dengan menggunakan jaringan terlebih dahulu akan disebut dengan remote.

Protokol
Kita umpamakan komputer-komputer yang ada dalam sebuah jaringan adalah sekumpulan manusia yang saling berkomunikasi satu dengan lainnya, maka tentunya mereka harus mengerti bahasa yang sama agar dapat saling berkomunikasi. Protokol dapat diumpamakan sebagai bahasa tersebut.

Protokol yang paling umum igunakan sehingga pasti dikenal oleh berbagai macam jaringan adalah protocol TPC/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Ibarat bahasa, TCP/IP dalah bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional. Salah satu contoh protocol yang lain adalah IPX(InterPacket Exchange) yang digunakan system operasiNovell NetWare.

Kartu jaringan.

Kartu jaringan merupakan perangkat keras yang menterjemahkan sinyal-sinyal jaringan ke bentuk paket-paket data yang dimengerti komputer. Kompunen ini eringdisebut kartu karena bentuknya seperti kartu yang harus ditancapkan ke komputer, baik pada slot PCI ataupun SCSI.

Pada bagian belakang panel terdapat ubang konektor untuk menancapkan kabel jaringan. Konektor yang ada pada kartu jaringan ada dua macam yaitu biasa di sebut konektor BNC dan RJ-45 UTP).Konektor BNC berbentuk seperti kabel TV dan sekarang sudah jarang digunakan sedang RJ-45 atau sering disebut UTP seperti konektor kabel telpon amun jumlah kabelnya lebih banyak.

Jika jaringan yang digunakan bersifat wireless maka pada panel belakang tidak terdapat lubang konektor melainkan ada ntenna.

Repeater, Bridge, dan Router.


Ketiga istilah tersebut adalah perangkat keras yang fungsi utamanya adalah menghubungkan dua buah jaringan. Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah segmen jaringan ke segmen jaringan lainnya, repeater bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan panjang kabel arena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu dapat diperkuat kembali.

Bridge berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen ang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge juga melakukan tranmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang lainnya.

Router berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan us antar kota. Bridge dapat diibaratkan AKDP(Antar Kota Dalam Propinsi), sedangkan Router Diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)

Gateway
Gateway berfungsi sebagai antarmuka sebuah jaringan skala kecil dengan jaringan beskala jauh lebih besar, misalnya antara sebuah LAN dengan Internet atau antara LAN di Unit-usaha dengan WAN ptpn7 secara keseluruhan. Gatway juga dapat melakukan translasi protocol diantara kedua jaringan ersebut.

Firewall
Firewall adalah system keamanan pada sebuah jaringan, firewall dapat berupa perangkat keras maupun perangkat lunak. Tugas firewall adalah mencegah yang tak berizin agar tidak dapat masuk ke dalam jaringan.


Jaringan Komputer Biaya Murah Menggunakan Kabel Telpon 2 Kawat

Jaringan Komputer Biaya Murah Menggunakan Kabel Telpon 2 Kawat
perbesar gambar

Jaringan Komputer Biaya Murah Menggunakan Kabel Telpon 2 Kawat

Sudah diyakini bahwa jaringan komputer untuk menghubungkan beberapa gedung atau beberapa site yang jaraknya di atas 500 meter sangat efektif bila menggunakan F/O (Fiber Optic), disamping harganya relatif mahal juga diperlukan switch dan konverter F/O yang juga tidak murah. Dengan berkembangnya teknologi WAP dan Wireless, maka pilihan kemungkinan jatuh ke teknologi ini, tetapi tentu saja resikonya jauh lebih besar, seperti jarak, tower yang harus terbuka, serta pengaruh alam yang masih sulit untuk dihindari, misalnya petir.

Solusi terbaik tampaknya adalah jaringan komputer menggunakan kabel telpon 2 kawat yang saat ini sudah banyak digunakan dihampir semua perkantoran. Dengan kabel telpon 2 kawat ini jaringan komputer anter gedung jauh lebih nyaman, aman dan murah. Sebenarnya teknologi VDSL ini merupakan teknologi lama, tetapi masih jarang yang mengetahuinya sehingga sambungan LAN antar gedung masih menggunakan UTP 8 kabel atau F/O yang harganya mahal. Dibandingkan dengan UTP 8 kale atau Wireless kabel telpon 2 kawat ini selain menghemat biaya juga keamanan dan kenyamanannya jauh lebih baik.

Sebenarnya banyak teknologi yang bisa digunakan untuk jaringan komputer ini, tetapi yang sesuai keinginan dengan biaya relatif murah tidak mudah untuk menentukannya. Biasanya baik di kantor pemerintah atau pun perusahaan yang memiliki gedung bertingkat dan mempunyai beberapa cabang yang jaraknya tidak terlalu jauh bisa memanfaatkan kabel telpon lokal antar gedung atau antar lantai yang saat ini sudah terpasang. Kabel telpon yang saat ini digunakan untuk komunikasi voice atau telepon lokal menjadi pilihan untuk jaringan komputer antar gedung atau antar lantai ini. Dengan kabel telepon lokal ini jaringan komputer LAN (Local Area Network) yang sudah ada bisa gabungkan menjadi sebuah jaringan besar dengan biaya murah. Teknologi yang digunakan juga tidak terlalu sulit, cukup dengan VDSL sebagai converter untuk mengubah dari RJ45 ke RJ11 ataupun sebaliknya.

Kabel telepon 2 kawat

Transmisi full-duplex pada jaringan telepon 2 kawat, menggunakan 3 macam metode, yaitu Frequency Division Multiplex (FDM), Time Compression Multiplex (TCM) dan Echo cancellation (EC). Perbedaan pendapat di antara metode TCM dan EC untuk transmisi DSL masih berlangsung hingga saat ini. Isu utama yang diperbandingkan yaitu tentang rugi-rugi transmisi, echo level, kompatibilitas dengan sistem lain, dan kompleksitas sistem. Secara garis besar, sistem TCM kelebihannya tidak membutuhkan echo canceller, sebagai pemisah transmisi yang berbeda arahnya yang terjadi pada suatu waktu. Tetapi dengan berkembangnya teknologi Very Large Integrated Circuit (VLSI), maka untuk merealisasikan echo canceller menjadi bisa lebih ekonomis.

ADSL, HDSL, VADSL dan VDSL

Teknologi dalam bidang komunikasi terus berkembang. Salah satu teknologi tinggi dan terkenal adalah HDSL(High Data-Rate Digital Subcriber Lines). HDSL merupakan sebuah sistem yang baik dan digunakan untuk mengirimkan T1/E1 melalui saluran kawat twisted-pair. HDSL ini pada dasarnya memerlukan bandwidth yang lebih kecil dan tidak memerlukan repeater. Dengan menerapkan teknik modulasi yang lebih baik, HDSL dapat mengirimkan data dengan transfer rate 1,544 Mbps atau 2,048 Mbps hanya dengan bandwidth sekitar 80 kHz hingga 240 kHz.

Perkembangan teknologi setiap saat terus berubah dan mengarah pada kenyamanan, kecepatan dan kehandalan pemakainya. Salah satu teknologi yang kini mulai ramai dibicarakan dan diimplementasikan adalah teknologi VDSL (Very High Data Rate Digital Subscriber Line). Walaupun memang teknologi ini bukanlah teknologi baru tetapi di Indonesia implementasi VDSL untuk jaringan komputer baru beberapa tahun terakhir ini saja mulai banyak digunanakn masyarakat.

ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Lines) merupakan perkembangan dari HDSL. Adapun prinsip kerja dari ADSL ini yaitu mentransmisikan data secara asimetrik, yaitu kapasitas transmisinya berbeda antara saat downstream dan saat upstream). Kapasitas downstream lebih tinggi daripada kapasitas upstream. Ada beberapa alasan mengenai transmisi datanya yang asimetrik, antara lain karena kebutuhan kapasitas transmisinya, sifat saluran transmisi, dan sisi aplikasinya.

Teknologi ADSL ini tampaknya juga diterapkan juga pada VDSL untuk jaringan komputer LAN yang terkoneksi ke Internet. Dari pengamatan penulis di beberapa perusahaan dan instansi pemerintah umumya pengguna jaringan komputer terkait memerlukan pengambilan data (download) dari penyedia informasi. Jika informasi yang diambil tersebut berupa informasi multimedia (atau apapun yang memiliki ukuran data yang relatif besar), seharusnya diperlukan saluran transportasi data dengan kapasitas yang besar untuk keperluan download tersebut. Degan kata lain untuk pengguna internet yang jumlahnya banyak dan menyebar diantara beberapa gedung penggunaan VDSL jauh lebih menguntungkan karena bandwith bisa diatur antara downstream dan upstream.

Biasanya pengguna internet hanya menggunakan fasilitas e-mail, browsing dan penelusuran saja dan jarang melakukan pengiriman data ke jaringan atau upload.. Jadi jelas kebutuhan untuk download jauh lebih besar daripada keperluan upload. Dengan demikian jelas ada sedikit penghematan dalam hal bandwidth menjadi tidak efisien. Dari segi baiaya juga bisa dikatakan sangat rurah. Sebagai contoh, untuk menghubungan 4 buah gedung yang jaraknya dari gedung yang satu ke gedung lainnya sekitar 500. Misanya ada 4 buah gedung terpisah yang dalam gedung tersebut sudah terpasang jarigan LAN dan jaringan internet. Selama ini masing-masing gedung mengunakan ADSL dari telkom.

Untuk menghubungkan atau menggabungkan LAN-LAN tersebut apabila menggunakan F/O atau Wireless dari segi pembiayaan akan sangat mahal. Tetapi apabila menggunakan kabel telpon (RJ11) yang sudah ada biaya tersebut akan banyak dihemat, karena tidak perlu lagi memberli kabel telpon karena sudah terpasang. Hardware yang dibutuhkan cukup dengan konverter VDSL saja yang harganya murrah dibandingkan penggunakan konverter F/O. Proses pemasangannya sendiri jauh lebih sederhana, di ujung yang satu kabel telpon disambung ke hardware VDSL, kemudian dari VDSL ke swicth atau HUB dan diperlukan kabel uplink, begitu juga di ujung lainnya. Kemudian dari sisi aplikasinya sendiri bisa beragam tergantung hardware VDSL yang kita gunakan misalnya video-on-demand, home shopping, Internet access, remote LAN access, multimedia access dan sebagainya.

Nama VDSL sendiri sebelumnya sering disebut VADSL karena pada awalnya, VDSL hanya dapat mengirimkan data digital secara asimetrik seperti ADSL, tetapi dengan kapasitas yang lebih tinggi dari ADSL dan panjang saluran yang lebih pendek. Masalah kecepatan upstream umumnya tergantung jenis hardware VDSL yang digunakan, namun demikian secara umum kapasitas yang saat ini tersedia antara 1,6 Mbps hingga 2,3 Mbps.

Kalau dibandingkan jaringan komputer antar gedung menggunakan kabel RJ45, F/O atau Wireless, penggunaan kabel RJ11 (telepon 2 kawatl) dalam beberapa hal pemanfaatan VDSL lebih sederhana dan murah. Dari saluran transmisinya memang lebih pendek dibandingkan Wireless atau F/O. Tetapi untuk penghematan, dan kemudahan instalasi dan perawatan yang tidak mahal ini merupakan alternatif. - Tutang

Kamis, 22 Januari 2009

B. Pendahuluan
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap
perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di
dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu
jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung
dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya
perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa
tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet
berlipat ganda.
C. Jaringan komputer
1. Pengertian
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui
kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat
saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan
bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan
jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua,
puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang
saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi
sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau
memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer
yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel,
saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
2. Jenis-Jenis jaringan
Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif
kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah
perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak
jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di
jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan
perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun
sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-
komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer
yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut
dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah
dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya
selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media
kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer
lainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN,
misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan
2
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam
lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank
dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota
besar dihubungkan antara satu dengan lainnya.
Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau
Surabaya.
c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya
biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut
sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia
ataupun yang ada di Negara-negara lain.
Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung
bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya
dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat
kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara
LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi
bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak
berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda
satu diantara yang lainnya.
3. Protokol
Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi
diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk
di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses
sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
Protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut :
1. Ethernet
3
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
2. Local Talk
3. Token Ring
4. FDDI
5. ATM
Ethernet
Protocol Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak digunakan,
Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense
Multiple Access/Collision Detection). Sistem ini menjelaskan bahwa setiap
komputer memperhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan
sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer
akan mentransmisikan data, jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan
menunggu dan akan mencoba kembali transmisi jika jaringan telah bersih.
kadangkala dua buah komputer melakukan transmisi pada saat yang sama, ketika
hal ini terjadi, masing-masing komputer akan mundur dan akan menunggu
kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. metode ini dikenal
dengan koalisi, dan tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari
network.
Protokol Ethernet dapat digunakan untuk pada model jaringan Garis
lurus , Bintang, atau Pohon . Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted
pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.
4
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
LocalTalk
LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple
Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan
oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision
Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable
twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer
melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara
jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus
Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus ,
Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair .
Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan
transmisinya hanya 230 Kbps.
Token Ring
Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980.
Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti
Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-komputer dihubungkan satu dengan
yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam
5
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah
komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu
komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya
ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling
mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.
Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan
menggunakan kabel twisted pair atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan
kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan perkembangan
Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.
FDDI
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan
yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh
. Metode aksesnyayang digunakan oleh FDDI adalah model token . FDDI
menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses transmisi baiasanya
menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara
otomatis menggunakan ring yang kedua.
6
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Sebuah
keuntungan
dari FDDI
adalah
kecepatan
dengan
menggunakan fiber optic cable pada kecepatan 100 Mbps.
ATM
ATM adalah singkatan dari Asynchronous Transfer Mode (ATM) yaitu
sebuah protokol jaringan yang mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau
lebih . ATM mentarnsmisikan data kedalam satu paket dimana pada protokol yang
lain mentransfer pada besar-kecilnya paket. ATM mendukung variasi media
seperti video, CD-audio, dan gambar. ATM bekerja pada model topologi Bintang
, dengan menggunakan Kabel fiber optic ataupun kabel twisted pair . ATM pada
umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN . dia juga banyak
7
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
dipakai oleh Internet Service Providers (ISP) untuk meningkatkan kecepatan
akses Internet untuk klien mereka.
Kesimpulan untuk Protokol :
Protokol yang di Kabel yang Kecepatan
Topology Fisik
pakai digunakan Transfer
Twisted Pair, Coaxial, Linear Bus, Star,
Ethernet 10 Mbps
Fiber Tree
Fast Ethernet Twisted Pair, Fiber 100 Mbps Star
LocalTalk Twisted Pair 0.23 Mbps Linear Bus or Star
4 Mbps - 16
Token Ring Twisted Pair Star-Wired Ring
Mbps
FDDI Fiber 100 Mbps Dual ring
Linear Bus, Star,
ATM Twisted Pair, Fiber 155-2488 Mbps
Tree
4. Perangkat keras yang diperlukan
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan
komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang
berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner,
Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi
data didalam jaringan.
8
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
1. File Servers
2. Workstations
3. Network Interface Cards
4. Concentrators/Hubs
5. Repeaters
6. Bridges
7. Routers
File Servers
Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan
komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang
memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi
jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data
yang dibutuhkan untuk jaringan.
Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara
node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file
database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang
lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang
lain....terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan
informasi dan membaginya secara cepat. Sehingga minimal sebuah file server
mempunyai beberpa karakter seperti tersebut di bawah ini :
 Processor minimal 166 megahertz atau processor yang lebih cepat lagi
(Pentium Pro, Pentium II, PowerPC).
 Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10
GB
 Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks).
 Sebuah tape untuk back up data (contohnya . DAT, JAZ, Zip, atau CD-
RW )
 Mempunyai banyak port network
 Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas
9
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
 Kurang lebih 32 MB memori
Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan
disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu
jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke
jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena
data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua
jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media
untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu
inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus
yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer
notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot.
Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan
Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini
populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk,
Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet
Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali
seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan ethernet
didalamnya. kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi
untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel
koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair
maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga
10
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted
pair,ataupun dengan kabel fiber optik.
Gambar Kartu Jaringan Ethernet
Dari Atas Ke Bawah :
konektor RJ-45, konektor AUI, dan konektor BNC
LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk
LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini
menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port
untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah
kecepatan laju transfer datanya, Ethernet bi Jaringan komputer bukanlah sesuatu
yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk
memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut. Internet yang mulai
populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan
jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat
terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat,
sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang
tergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan
LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan
0.23 Mps
11
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Token Ring Cards
Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet.
Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang KArtu jaringannya, Token
Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu
jaringan ke Kabel Network.
Hub/Konsentrator
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel
network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi
Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub.
Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut
nomor port dari card yang dituju.
Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :
 Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45
 Digunakan pada topologi Bintang/Star
 Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur
manjemen port tersebut.
 Biasanya disebut hub
 Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router
12
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Repeaters
Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi
Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui
panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter,
maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater
pada jaringan tersebut.
Bridges / Jembatan
Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua
buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana
kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk
itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap
segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di
sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang
mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar
informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges
juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan
tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.,.
Routers
Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain,
dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari
13
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat
tujuan dan alamat asal.
Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di
masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan
router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana
yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai
sisi tersebut bersih.
Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke
Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat
menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti
mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati
internet.
Ini berarti Router itu :
 Mengatur jalur sinyal secara effisien
 Mengatur Pesan diantara dua buah protocol
 Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang(star)
 Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksialm atau
kabel twisted pair
5. Topologi/Bentuk Jaringan
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node
atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan
yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin
(Ring).
14
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah
jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan
jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam
pengoperasiannya.
b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral
pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai
tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi
lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat.
Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari
sentral ini lebih besar.
c. Topologi Jaringan Bus
15
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada
medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal
dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini
berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau
bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi
atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan.
topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar
sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan
hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada
lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin
tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan
komputer .
e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri
satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup.
Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi
dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian
kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.
Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan
jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada
suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam
sistem.
Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan
16
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
bertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan
instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar.
Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya
karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi
hubungan client yang lain.
17
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
DAFTAR PUSTAKA
1. http://www.ai3.itb.ac.id/Tutorial/LAN.html
2. http://www.w3.org/TR/REC-html40
3. http://sunsite.ui.ac.id/student/ristek/sig/infosys/artikel/artikel3/protokol1.htm

Rabu, 21 Januari 2009

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi Berdasarkan skala :

  • Personal Area Network (PAN)
  • Campus Area Network (CAN)
  • Local Area Network (LAN)
  • Metropolitant Area Network (MAN)
  • Wide Area Network (WAN)
  • Grobal Area Network (GAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

  • Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

  • Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan: Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:

Popular 1:1 Traffic Exchange